Salah satu wisudawati Nesya Arfianti S.P. menyampaikan rasa senangnya karena merasa sudah bisa melewati tahap demi tahap  sampai akhirnya bisa lulus. Namun ketika diwawancara salah satu wisudawati tercepat ini menyampaikan rasa sedihnya, karena merasa kenikmatan menjadi seorang mahasiswa sudah hilang. “Setelah lulus S1 ini saya berniat untuk melanjutkan studi S2, namun sebelumnya saya akan mencoba untuk bekerja terlebih dahulu” tutur salah satu demisioner HIMASEPTA ini.

Momen seremonial ini juga menjadi awal bagi para sarjana untuk menerapkan ilmu yang telah didapatnya selama kuliah. Para sarjana ini akan memasuki dinamika kehidupan yang lebih luas lagi dan dihadapkan pada tantangan yang lebih kompleks. Dengan status sarjananya diharapkan bisa menjawab problematika masyarakat, khususnya di bidang pertanian. (Wangsit)